Perangkat keras untuk akses internet
Perangkat keras untuk akses internet
oleh : Acim
Secara umum ada dua (2) cara untuk dapat tersambung ke Internet, yaitu melalui sambungan perorangan dan melalui sambungan perkantoran. Sambungan perorangan (home user) biasanya digunakan di rumah atau kantor menggunakan satu buah komputer saja. Sambungan perkantoran/kampus (corporate user) biasanya berupa sekumpulan komputer yang terkait dalam sebuah jaringan lokal (biasa di sebut Local Area Network/LAN) yang tersambung pada kecepatan tinggi ke Internet.
Dari sisi peralatan, konfigurasi sambungan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Komputer – modem – Internet.
2. Banyak Komputer – Router – Modem – Internet
Pada sambungan perorangan ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa di antaranya adalah seperti berikut
● Menggunakan modem dial-up. Pada teknik dial-up, modem dipasang di komputer, baik di dalam maupun di luar kotak komputer. Melalui komputer tersebut, kita dapat menelepon tempat akses Internet.
● Menggunakan handphone. . Secara umum ada dua (2) teknologi, yaitu, GPRS dan 3G.
● Menggunakan Wireless, atau WiFi, atau HotSpot.. Dengan peralatan WiFi yang ada kita dapat langsung terhubung ke jaringan Interent di tempat-tempat yang tersedia akses WiFi atau dikenal sebagai HotSpot.
Pada sambungan perkantoran, WARNET, atau sekolah ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa diantaranya adalah :
● Menggunakan modem ADSL (Asimetrik Digytal Subscribe line) atau Speedy.
● Menggunakan Wireless Internet.
Beberapa ciri khas sambungan perkantoran, WARNET atau sekolah, yaitu,
● Banyak komputer tersambung sekaligus ke sebuah sambungan Internet.
● Proses pemakaian bersama satu sambungan Internet bagi banyak komputer biasanya dibantu menggunakan router.
● Sebagian sambungan beroperasi 24 jam sehari
Perangkat keras untuk mengakses internet :
1. Modem
Modem (singkatan dari modulator-demodulator) adalah alat yang akan memasukan (memodulasi) informasi digital (berisi bit “1” dan “0”) ke sinyal pembawa yang sifatnya analog (pada kecepatan rendah berbentuk sinyal suara), dan juga mengambil informasi. Tujuan utama modem adalah untuk membuat sinyal yang di kirim dari sinyal pembawa yang dapat dengan mudah di kirimkan di bagian pengirim dan dengan mudah di ubah menjadi sinyal digital lagi di bagian penerima. Modem dapat digunakan pada semua jenis peralatan pengirim sinyal analog, mulai dari dioda, kabel hingga radio
modem-aztech1 . 2.Router
Router adalah sebuah komputer yang mempunyai perangkat lunak dan perangkat keras yang khusus untuk keperluan routing dan penyampaian paket di jaringan komputer seperti Internet. Router biasanya mempunyai sistem operasi khusus, seperti Cisco IOS atau JuniperNetworks JUNOS dan JUNOSe atau Extreme Networks XOS), biasanya juga di lengkapi memori RAM, NVRAM, dan flash memori untuk menyimpan data. Untuk router dengan kecepatan tinggi biasanya membutuh satu atau beberapa proses yang khusus
router1
3. Ethernet card
Ethernet card, atau sering juga di kenal sebagai kartu jaringan, network adapter, LAN adapter, atau NIC (Network Interface Card) adalah sebuah hardware komputer yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi melalui jaringan komputer. Ethernet card memberikan akses fisik ke media komunikasi jaringan komputer
10___100m_ethernet_card1
*) Untuk peserta didik sman 11 kab. bekasi
Total Tayangan Halaman
Sabtu, 16 Januari 2010
MENJELAJAH DUNIA DENGAN WIRELESS
Posted by santii on Sep 12, 2009 in physics is fun |
Subscribe
Wireless(wireless fidelity) atau disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel) dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel2 ini tidak melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel.
Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.
Contohnya :
a. infrared(IR)
b. wireless wide area network (bluetooth)
c. Radio Frequency (RF)
d. wireless personal area network /telepon seluler(GSM/CDMA)
e. wireless lan (802.11)
Teknologi wi-fi mengenal istilah hotspot, yang diartikan sebagai tempat-tempat di mana kita dapat mengakses internet dengan menggunakan teknologi wi-fi. Hotspot adalah tempat-tempat di mana kita bisa mengakses internet via jaringan wi-fi. Jadi simpelnya, hotspot adalah daerah yang masuk ke dalam cakupan sebuah wi-fi access point atau router.
Memang melihat perkembangan teknologi komunikasi ke depan, sudah dapat dipastikan teknologi nirkabel akan mendominasi sektor ini. Sudah pasti kepraktisan nirkabel yang ditawarkan dengan menggunakan ternologi inframerah, bluetooth, dan wi-fi menjadi pertimbangan para pengguna mengapa teknologi ini begitu diminati kini. Lihat saja perkembangan teknologi HP yang tidak ada habisnya, memang mungkin sebentar lagi kita akan mengucapkan selamat tinggal untuk teknologi yang masih menggunakan kabel.
Nah, sebagai contoh telepon selular yang udah dilengkapi teknologi wireless adalah Nokia 6300 ( Nemewu Telungatusku sayang). Bisa dibilang untuk sekarang tipe ini udah jadul tapi jangan salah dulunya juga banyak yang mengidolakan…(duluu..). Si slim sweet!!!
nokia 6300
Gambar 1. Nokia 6300
Konsep ponsel tipis akhirnya dicipta oleh pabrikan Nokia. Seolah tidak ingin ketinggalan dengan vendor lainnya, Nokia menggelontorkan seri 6300 ke pasar dengan konsep ponsel tipis. Biar bukan yang tertipis dan pertama, tapi seri ini pada kenyataannya adalah ponsel tertipis keluaran Nokia.
Ponsel ini dilengkapi berbagai fasilitas untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Nokia 6300 mengajak kita menjelajah dunia dengan teknologi wirelessnya. Berinternet dengan cepat, mudah dan praktis. Juga tidak ketinggalan fitur Radio FM yang memanjakan kita untuk mendengarkan acara-acara di radio kesayangan. Sebagian kecil dari fitur Nokia 6300 ini menggunakan teknologi wireless yang merupakan salah satu dari aplikasi gelombang.
Wireless Network
a. Wireless LAN
Wireless LAN adalah local area network yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media penyaluran data pengganti kabel. Biasanya teknologi ini digunakan di suatu daerah atau lokasi yang penggunanya selalu mobile atau bergerak dan tidak ada jaringan kabel untuk penyaluran data.
Wireless LAN menggunakan frekuensi 2,4 GHz yang disebut juga dengan ISM Band (Industrial, Scientific, Medical). Dialokasi oleh FCC (Federal Communication Commission), sebuah komisi komunikasi dunia untuk keperluan industri, sains dan badan kesehatan. Jadi siapa pun dapat menggunakan frekuensi ini dengan bebas, asal tidak menggunakan pemancar berdaya tinggi.
Wireless LAN bisa digunakan untuk hubungan komunikasi dari satu titik ke satu titik yang lain atau point to point dan juga bisa digunakan untuk hubungan komunikasi dari satu titik ke banyak titik lainnya atau point to multipoint.
Ada dua macam cara penyaluran data melalui Wireless LAN yaitu :
1) Direct Sequence
2) Frequency Hoping
Masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan Direct Sequence, sinyal yang didapat besar tetapi menyebabkan makin besar pula kemungkinan terjadinya interferensi sedangkan pada Frequency Hopping bisa dikatakan frekuensi hampir nol tetapi kekuatan sinyal yang diperoleh berkurang.
Dalam beberapa produk peralatan ini menggunakan PCMCIA Card dengan kemampuan sampai 11Mbps. Yang dimaksud dengan 11 Mbps adalah kemampuan maksimal dari card tersebut untuk melakukan suatu transmisi dalam jumlah maksimal baik upstream dan downstream. Kemampuan ini tidak selalu dapat berjalan seperti diatas. Jika diperkirakan, akan terjadi loss sekitar 50% sehingga alat tersebut hanya mampu mentransmit data 5,5 Mbps. Ini bisa dilakukan bila kita menggunakan link point to point dengan kedua sisi menggunakan alat yang sama.
Bila menggunakan point to multipoint akan terjadi pengurangan yang cukup signifikan, semakin banyak yang tersambung dengan multipoint tersebut maka akan terjadi penurunan kemampuan transmit data. Misalnya suatu alat menggunakan wireless LAN 11 Mbps dapat menampung 32 client tetapi bila tersambung ke suatu jaringan LAN maka akan terjadi penurunan kemampuan paling tidak setengahnya yaitu 16 client dari LAN.
b. Infrastruktur dan Adhoc
Adhoc merupakan system peer to peer, dengan artian satu computer dihubungkan dengan computer lain dengan saling mengenal SSID (Service Set Indentifier).
Jadi terdapat 2 computer dengan perangkat wifi dapat langsung berkomunikasi tanpa access point dan hanya memerlukan 1 buah computer yang memiliki nama SSID atau sederhanya nama sebuah network pada card wifi-nya, bentuk sederhananya seperti gambar 2.2.1. Namun dapat juga menggunakan MAC address dengan BSSID (Basic Service Set Indentifier) untuk mengenal nama computer secara langsung. MAC address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing – masing card wireless. System adhoc ini menguntungkan untuk pemakaian sementara walaupun disekitarnya terdapat access point yang sedang bekerja. Perlu diingatkan untuk mengubah band frekuensi agar tidak saling adu kuat sinyal yang memancar didalam ruangan.
gambar 1
Gambar 2. Adhoc wireless network
System infrastucture memerlukan perangkat khusus atau dapat difungsikan sebagai access point melalui software bila menggunakan jenis wireless network dengan perangkat PCI card.
Untuk menggambarkan koneksi pada infrastructure dengan access point minimal sebuah jaringan wireless network mempunyai satu titik di suatu tempat. System access point ini paling banyak digunakan sebab jika ingin terhubung ke dalam network maka harus mendapat sinyal transmisi dari access point seperti yang ditunjukkan gambar dibawah.
gambar 2
Gambar 3. Infrastructure wireless network.
c. Jenis Standar Wireless
Ada beberapa mode standar wireless yang digunakan oleh pabrikan, antara lain :
· Mode 802.11a
Standar 802.11a merupakan model awal yang dibuat untuk masyarakat luas, menggunakan kecepatan 54 Mbps dan dapat mentransfer double data tipe g dengan kemampuan bandwidth 72 Mbps atau 108 Mbps.
Namun system ini tidak berjalan sesuai standar sebab masing-masing vendor membuat standarisasi tersendiri. System 802.11a menggunakan frekuensi tinggi 5 Ghz, yang memiliki kemampuan besar dalam transfer data. System ini mempunyai komponen yang lebih mahal dan dengan frekuensi yang dimiliki konon sulit untuk menembus ruang dalam kantor dengan daya jangkau relative lebih pendek.. Frekuensi 5 Ghz 802.11a jauh dari gangguan seperti gelombang microwave atau cordles phone pada frekuensi 2 Ghz.
· Mode 802.11b
Standar 802.11b menggunakan frekuensi 2.4Ghz, dan bekerja pada band yang cukup kacau akibat interferensi. Namun standar ini banyak diterima dan digunakan di dunia. System 802.11b hanya mempunyai kemampuan transmisi standar 11 Mbps atau rata – rata 5 Mbps yang dirasakan lambat dan tetap tidak mampu menandingi kemampuan tipe a dan tipe g.
· Mode 802.11g
Standar ini memiliki kecocokan dengan tipe 802.11b dan memiliki kombinasi kemampuan system mode a dan mode b. Menggunakan frekuensi 2,4 Ghz dan mampu mentransmisi data 54 Mbps bahkan sampai 108 Mbps.
d. Security Wireless
System wifi menggunakan transmisi frekuensi secara bebas, maka pancaran sinyal yang ditransmisikan pada unit wifi dapat ditangkap oleh computer lain sesame pemakai lain. Dalam kondisi tertentu, tidak semua client diharapkan dapat masuk ke jaringan wifi tanpa ijin, maka dari itu ditambahkan system pengaman misalnya WEP (Wired Equivalent Privacy) sehingga antar client yang telah memiliki otorisasi dapat berkomunikasi satu sama lain.
Pengamanan system wireless network dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :
· Non Secure atau Open
Bersifat tanpa pengaman atau system terbuka bebas, yang mana computer yang memiliki wifi dapat terkoneksi dan masuk ke dalam jaringan wifi.
· Share Key
Dilengkapi dengan password atau kata kunci untuk masuk ke dalam jaringan wifi, salah satunya menggunakan WEP key.
System WEP biasanya digunakan jika system jaringan wifi memerlukan pengamanan dan tidak menghendaki sembarang client masuk tanpa ijin. Biasanya security WEP menggunakan 40 bit atau 64 bit yang sama dengan 10 hex character dan digolongkan dalam weak security. Lainnya dapat juga menggunakan 104 bit atau 128 bit yang sama dengan 26 hex character dan digolongkan dalam better security.
e. Wireless Hardware
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
1. PCI
2. USB
3. PCMCIA
4. Compact Flash
PCI
Gambar 4. Wi-fi dalam bentuk PCI
USB
Gambar 5. Wi-fi dalam bentuk USB
Sumber :
http://bradercep.wordpress.com/2009/07/14/pengertian-wireless/
http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi
http://www.nokia.co.id/dukungan-dan-software/dukungan-produk/nokia-6300
http://www.selular.co.id/review/5id101.html
Posted by santii on Sep 12, 2009 in physics is fun |
Subscribe
Wireless(wireless fidelity) atau disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel) dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel2 ini tidak melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel.
Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.
Contohnya :
a. infrared(IR)
b. wireless wide area network (bluetooth)
c. Radio Frequency (RF)
d. wireless personal area network /telepon seluler(GSM/CDMA)
e. wireless lan (802.11)
Teknologi wi-fi mengenal istilah hotspot, yang diartikan sebagai tempat-tempat di mana kita dapat mengakses internet dengan menggunakan teknologi wi-fi. Hotspot adalah tempat-tempat di mana kita bisa mengakses internet via jaringan wi-fi. Jadi simpelnya, hotspot adalah daerah yang masuk ke dalam cakupan sebuah wi-fi access point atau router.
Memang melihat perkembangan teknologi komunikasi ke depan, sudah dapat dipastikan teknologi nirkabel akan mendominasi sektor ini. Sudah pasti kepraktisan nirkabel yang ditawarkan dengan menggunakan ternologi inframerah, bluetooth, dan wi-fi menjadi pertimbangan para pengguna mengapa teknologi ini begitu diminati kini. Lihat saja perkembangan teknologi HP yang tidak ada habisnya, memang mungkin sebentar lagi kita akan mengucapkan selamat tinggal untuk teknologi yang masih menggunakan kabel.
Nah, sebagai contoh telepon selular yang udah dilengkapi teknologi wireless adalah Nokia 6300 ( Nemewu Telungatusku sayang). Bisa dibilang untuk sekarang tipe ini udah jadul tapi jangan salah dulunya juga banyak yang mengidolakan…(duluu..). Si slim sweet!!!
nokia 6300
Gambar 1. Nokia 6300
Konsep ponsel tipis akhirnya dicipta oleh pabrikan Nokia. Seolah tidak ingin ketinggalan dengan vendor lainnya, Nokia menggelontorkan seri 6300 ke pasar dengan konsep ponsel tipis. Biar bukan yang tertipis dan pertama, tapi seri ini pada kenyataannya adalah ponsel tertipis keluaran Nokia.
Ponsel ini dilengkapi berbagai fasilitas untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Nokia 6300 mengajak kita menjelajah dunia dengan teknologi wirelessnya. Berinternet dengan cepat, mudah dan praktis. Juga tidak ketinggalan fitur Radio FM yang memanjakan kita untuk mendengarkan acara-acara di radio kesayangan. Sebagian kecil dari fitur Nokia 6300 ini menggunakan teknologi wireless yang merupakan salah satu dari aplikasi gelombang.
Wireless Network
a. Wireless LAN
Wireless LAN adalah local area network yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media penyaluran data pengganti kabel. Biasanya teknologi ini digunakan di suatu daerah atau lokasi yang penggunanya selalu mobile atau bergerak dan tidak ada jaringan kabel untuk penyaluran data.
Wireless LAN menggunakan frekuensi 2,4 GHz yang disebut juga dengan ISM Band (Industrial, Scientific, Medical). Dialokasi oleh FCC (Federal Communication Commission), sebuah komisi komunikasi dunia untuk keperluan industri, sains dan badan kesehatan. Jadi siapa pun dapat menggunakan frekuensi ini dengan bebas, asal tidak menggunakan pemancar berdaya tinggi.
Wireless LAN bisa digunakan untuk hubungan komunikasi dari satu titik ke satu titik yang lain atau point to point dan juga bisa digunakan untuk hubungan komunikasi dari satu titik ke banyak titik lainnya atau point to multipoint.
Ada dua macam cara penyaluran data melalui Wireless LAN yaitu :
1) Direct Sequence
2) Frequency Hoping
Masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan Direct Sequence, sinyal yang didapat besar tetapi menyebabkan makin besar pula kemungkinan terjadinya interferensi sedangkan pada Frequency Hopping bisa dikatakan frekuensi hampir nol tetapi kekuatan sinyal yang diperoleh berkurang.
Dalam beberapa produk peralatan ini menggunakan PCMCIA Card dengan kemampuan sampai 11Mbps. Yang dimaksud dengan 11 Mbps adalah kemampuan maksimal dari card tersebut untuk melakukan suatu transmisi dalam jumlah maksimal baik upstream dan downstream. Kemampuan ini tidak selalu dapat berjalan seperti diatas. Jika diperkirakan, akan terjadi loss sekitar 50% sehingga alat tersebut hanya mampu mentransmit data 5,5 Mbps. Ini bisa dilakukan bila kita menggunakan link point to point dengan kedua sisi menggunakan alat yang sama.
Bila menggunakan point to multipoint akan terjadi pengurangan yang cukup signifikan, semakin banyak yang tersambung dengan multipoint tersebut maka akan terjadi penurunan kemampuan transmit data. Misalnya suatu alat menggunakan wireless LAN 11 Mbps dapat menampung 32 client tetapi bila tersambung ke suatu jaringan LAN maka akan terjadi penurunan kemampuan paling tidak setengahnya yaitu 16 client dari LAN.
b. Infrastruktur dan Adhoc
Adhoc merupakan system peer to peer, dengan artian satu computer dihubungkan dengan computer lain dengan saling mengenal SSID (Service Set Indentifier).
Jadi terdapat 2 computer dengan perangkat wifi dapat langsung berkomunikasi tanpa access point dan hanya memerlukan 1 buah computer yang memiliki nama SSID atau sederhanya nama sebuah network pada card wifi-nya, bentuk sederhananya seperti gambar 2.2.1. Namun dapat juga menggunakan MAC address dengan BSSID (Basic Service Set Indentifier) untuk mengenal nama computer secara langsung. MAC address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing – masing card wireless. System adhoc ini menguntungkan untuk pemakaian sementara walaupun disekitarnya terdapat access point yang sedang bekerja. Perlu diingatkan untuk mengubah band frekuensi agar tidak saling adu kuat sinyal yang memancar didalam ruangan.
gambar 1
Gambar 2. Adhoc wireless network
System infrastucture memerlukan perangkat khusus atau dapat difungsikan sebagai access point melalui software bila menggunakan jenis wireless network dengan perangkat PCI card.
Untuk menggambarkan koneksi pada infrastructure dengan access point minimal sebuah jaringan wireless network mempunyai satu titik di suatu tempat. System access point ini paling banyak digunakan sebab jika ingin terhubung ke dalam network maka harus mendapat sinyal transmisi dari access point seperti yang ditunjukkan gambar dibawah.
gambar 2
Gambar 3. Infrastructure wireless network.
c. Jenis Standar Wireless
Ada beberapa mode standar wireless yang digunakan oleh pabrikan, antara lain :
· Mode 802.11a
Standar 802.11a merupakan model awal yang dibuat untuk masyarakat luas, menggunakan kecepatan 54 Mbps dan dapat mentransfer double data tipe g dengan kemampuan bandwidth 72 Mbps atau 108 Mbps.
Namun system ini tidak berjalan sesuai standar sebab masing-masing vendor membuat standarisasi tersendiri. System 802.11a menggunakan frekuensi tinggi 5 Ghz, yang memiliki kemampuan besar dalam transfer data. System ini mempunyai komponen yang lebih mahal dan dengan frekuensi yang dimiliki konon sulit untuk menembus ruang dalam kantor dengan daya jangkau relative lebih pendek.. Frekuensi 5 Ghz 802.11a jauh dari gangguan seperti gelombang microwave atau cordles phone pada frekuensi 2 Ghz.
· Mode 802.11b
Standar 802.11b menggunakan frekuensi 2.4Ghz, dan bekerja pada band yang cukup kacau akibat interferensi. Namun standar ini banyak diterima dan digunakan di dunia. System 802.11b hanya mempunyai kemampuan transmisi standar 11 Mbps atau rata – rata 5 Mbps yang dirasakan lambat dan tetap tidak mampu menandingi kemampuan tipe a dan tipe g.
· Mode 802.11g
Standar ini memiliki kecocokan dengan tipe 802.11b dan memiliki kombinasi kemampuan system mode a dan mode b. Menggunakan frekuensi 2,4 Ghz dan mampu mentransmisi data 54 Mbps bahkan sampai 108 Mbps.
d. Security Wireless
System wifi menggunakan transmisi frekuensi secara bebas, maka pancaran sinyal yang ditransmisikan pada unit wifi dapat ditangkap oleh computer lain sesame pemakai lain. Dalam kondisi tertentu, tidak semua client diharapkan dapat masuk ke jaringan wifi tanpa ijin, maka dari itu ditambahkan system pengaman misalnya WEP (Wired Equivalent Privacy) sehingga antar client yang telah memiliki otorisasi dapat berkomunikasi satu sama lain.
Pengamanan system wireless network dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :
· Non Secure atau Open
Bersifat tanpa pengaman atau system terbuka bebas, yang mana computer yang memiliki wifi dapat terkoneksi dan masuk ke dalam jaringan wifi.
· Share Key
Dilengkapi dengan password atau kata kunci untuk masuk ke dalam jaringan wifi, salah satunya menggunakan WEP key.
System WEP biasanya digunakan jika system jaringan wifi memerlukan pengamanan dan tidak menghendaki sembarang client masuk tanpa ijin. Biasanya security WEP menggunakan 40 bit atau 64 bit yang sama dengan 10 hex character dan digolongkan dalam weak security. Lainnya dapat juga menggunakan 104 bit atau 128 bit yang sama dengan 26 hex character dan digolongkan dalam better security.
e. Wireless Hardware
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
1. PCI
2. USB
3. PCMCIA
4. Compact Flash
PCI
Gambar 4. Wi-fi dalam bentuk PCI
USB
Gambar 5. Wi-fi dalam bentuk USB
Sumber :
http://bradercep.wordpress.com/2009/07/14/pengertian-wireless/
http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi
http://www.nokia.co.id/dukungan-dan-software/dukungan-produk/nokia-6300
http://www.selular.co.id/review/5id101.html
cara meningkatkan kemampuan jaringan wireles
Bagaimana Cara Untuk Meningkatkan Kemampuan Jaringan Wireless
Kamis, 22 Oktober 2009 | 08:19 WIB
Bagi seorang Administrator jaringan pasti tidak asing lagi mendengar kata wireless network. Untuk dapat memaksimalkan penggunaan jaringan wireless di lingkungan kerja atau sekolah, ada beberapa tips yang mungkin bisa menjadi pedoman untuk memaksimal Jaringan wireless kita.
(1) Menempatkan wireless router di tengah lokasi
Letakkanlah wireless router pada tengah-tengah area atau ruangan yang ingin kita jangkau. Jika tidak memungkinkan, berarti kita harus meletakkannya di area yang terbuka, nantinya kita akan menambah peralatan lain untuk menguatkan sinyal dari wireless router.
(2) Jauhkan Wireless router dari bahan yang mengandung metal dan usahakan jankauannya tinggi dari lantai atau dinding.
Metal, dinding, dan lantai dapat menggangu sinyal wireless router kita. Usahakan peralatan kita tidak berdekatan dengan benda diatas. dengan berdekatan dgn benda tersebut akan melemahkan sinyal dari Wireless Router dan menggangu penerimaan pada Laptop atau perangkai lainnya.
(3) Gunakan Antena Wireless yang tepat.
Pakailah antena bawaan dari perangkat tersebut. Karena antena yang keadaan default dari wireless router sudah di design omni-directional, artinya sinyal dipancarkan ke segala arah. Tetapi jika kita ingin mengarahkan sinyal ke satu arah maka gunakanlah antena hi-gain atau antena arahan.
(4) Tukar wireless network adapter pada Komputer.
Prinsip Wireless network signals yang baik adalah dapat mengirim dan menerima sinyal ke komputer dan sebaliknya. Kadang perangkat wireless di Komputer kita tidak melakukan hal ini dengan baik, karena mungkin menggunakan tipe Hi-Gain antena, sehingga sinyal tidak dibalikan ke arah yang benar. Jika kita sudah menggunakan jenis yang tepat, berarti tidak perlu lagi melakukannya.
(5) Tambahkan wireless repeater.
Wireless repeaters berfungsi untuk menambah jangkauan jarak dari dari sinyal yang dihasilkan oleh wireless router tanpa harus menambahkan kabel. Jika kita memiliki area yang cukup luas, sebaiknya ditambah dengan repeater. Salah satu produk dari wireless repeater adalah ViewSonic, D-Link, Linksys, dan Buffalo Technology.
(6) Pilih channel yang tepat untuk wireless router.
Sinyal yang dihasilkan oleh perangkat wireless kadang bisa diganggu atau adanya interferen dari perangkat Radio Amatir dan sejenisnya. Channel yang umum digunakan adalah 1, 6, dan 11. Ubahlah perangkat ke channel tersebut. Kita tidak perlu lagi mengubah konfigurasi pada perangkat yang tersambung di PC atau Laptop, karena secara otomatis akan terdeteksi.
(7) Mengurangi interferensi Sinyal Wireless.
Jika disekitar kita banyak menggunakan perangkat elektronik lain yang menggunakan sinyal juga, (cordless phones) makanya pastikan bahwa perangkat wireless kita berjalan di frekuensi 2.4GHz. Biasanya cordless phones menggunakan frekuensi 5.8GHz atau 900MHz.
(8) Update your firmware or your network adapter driver.
Lakukan update secara teratur Firmware dari Wireless Router yang anda gunakan. yaitu dengan cara melakukan update rutinitas dengan mengunjungi Web site pembuat perangkat.
(9) Gunakanlah perangkat dari satu vendor.
Usahakan menggunakan perangkat yang berasal dari satu vendor. Karena antara router yang satu dengan yang lain? dengan dua vendor yang berbeda maka belum tentu menghasilkan hasil yang sangat optimal.
(10) Upgrade 802.11b devices ke 802.11g.
Bukan memaksakan, tapi lakukanlah upgrade perangkat yang lama dari jenis 802.11b ke jenis terbaru seperti 802.11g. Karena dengan menggunakan versi terbaru menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi. Secara teori jenis 802.11b memiliki daya transfer 2-5Mbps sedangkan 802.11g mencapai 13-23Mbps. Bahkan Belkin’s akan mengeluarkan peralatan yang mendukung 37-42Mbps.
(RV/ICTF)
Kamis, 22 Oktober 2009 | 08:19 WIB
Bagi seorang Administrator jaringan pasti tidak asing lagi mendengar kata wireless network. Untuk dapat memaksimalkan penggunaan jaringan wireless di lingkungan kerja atau sekolah, ada beberapa tips yang mungkin bisa menjadi pedoman untuk memaksimal Jaringan wireless kita.
(1) Menempatkan wireless router di tengah lokasi
Letakkanlah wireless router pada tengah-tengah area atau ruangan yang ingin kita jangkau. Jika tidak memungkinkan, berarti kita harus meletakkannya di area yang terbuka, nantinya kita akan menambah peralatan lain untuk menguatkan sinyal dari wireless router.
(2) Jauhkan Wireless router dari bahan yang mengandung metal dan usahakan jankauannya tinggi dari lantai atau dinding.
Metal, dinding, dan lantai dapat menggangu sinyal wireless router kita. Usahakan peralatan kita tidak berdekatan dengan benda diatas. dengan berdekatan dgn benda tersebut akan melemahkan sinyal dari Wireless Router dan menggangu penerimaan pada Laptop atau perangkai lainnya.
(3) Gunakan Antena Wireless yang tepat.
Pakailah antena bawaan dari perangkat tersebut. Karena antena yang keadaan default dari wireless router sudah di design omni-directional, artinya sinyal dipancarkan ke segala arah. Tetapi jika kita ingin mengarahkan sinyal ke satu arah maka gunakanlah antena hi-gain atau antena arahan.
(4) Tukar wireless network adapter pada Komputer.
Prinsip Wireless network signals yang baik adalah dapat mengirim dan menerima sinyal ke komputer dan sebaliknya. Kadang perangkat wireless di Komputer kita tidak melakukan hal ini dengan baik, karena mungkin menggunakan tipe Hi-Gain antena, sehingga sinyal tidak dibalikan ke arah yang benar. Jika kita sudah menggunakan jenis yang tepat, berarti tidak perlu lagi melakukannya.
(5) Tambahkan wireless repeater.
Wireless repeaters berfungsi untuk menambah jangkauan jarak dari dari sinyal yang dihasilkan oleh wireless router tanpa harus menambahkan kabel. Jika kita memiliki area yang cukup luas, sebaiknya ditambah dengan repeater. Salah satu produk dari wireless repeater adalah ViewSonic, D-Link, Linksys, dan Buffalo Technology.
(6) Pilih channel yang tepat untuk wireless router.
Sinyal yang dihasilkan oleh perangkat wireless kadang bisa diganggu atau adanya interferen dari perangkat Radio Amatir dan sejenisnya. Channel yang umum digunakan adalah 1, 6, dan 11. Ubahlah perangkat ke channel tersebut. Kita tidak perlu lagi mengubah konfigurasi pada perangkat yang tersambung di PC atau Laptop, karena secara otomatis akan terdeteksi.
(7) Mengurangi interferensi Sinyal Wireless.
Jika disekitar kita banyak menggunakan perangkat elektronik lain yang menggunakan sinyal juga, (cordless phones) makanya pastikan bahwa perangkat wireless kita berjalan di frekuensi 2.4GHz. Biasanya cordless phones menggunakan frekuensi 5.8GHz atau 900MHz.
(8) Update your firmware or your network adapter driver.
Lakukan update secara teratur Firmware dari Wireless Router yang anda gunakan. yaitu dengan cara melakukan update rutinitas dengan mengunjungi Web site pembuat perangkat.
(9) Gunakanlah perangkat dari satu vendor.
Usahakan menggunakan perangkat yang berasal dari satu vendor. Karena antara router yang satu dengan yang lain? dengan dua vendor yang berbeda maka belum tentu menghasilkan hasil yang sangat optimal.
(10) Upgrade 802.11b devices ke 802.11g.
Bukan memaksakan, tapi lakukanlah upgrade perangkat yang lama dari jenis 802.11b ke jenis terbaru seperti 802.11g. Karena dengan menggunakan versi terbaru menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi. Secara teori jenis 802.11b memiliki daya transfer 2-5Mbps sedangkan 802.11g mencapai 13-23Mbps. Bahkan Belkin’s akan mengeluarkan peralatan yang mendukung 37-42Mbps.
(RV/ICTF)
perangkAt keras tuk mengakses internet
perangkat keras Untuk Mengakses Internet
Januari 8, 2009 at 4:54 pm (Pendidikan)
A. GAMBARAN UMUM
Secara umum ada dua (2) cara untuk dapat tersambung ke Internet, yaitu melalui sambungan perorangan dan melalui sambungan perkantoran. Sambungan perorangan (home user) biasanya digunakan di rumah atau kantor menggunakan satu buah komputer saja. Sambungan perkantoran/kampus (corporate user) biasanya berupa sekumpulan komputer yang terkait dalam sebuah jaringan lokal (biasa di sebut Local Area
Network/LAN) yang tersambung pada kecepatan tinggi ke Internet. Dari sisi peralatan, konfigurasi sambungan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Komputer – modem – Internet.
2. Banyak Komputer – Router – Modem – Internet.
Untuk lebih jelasnya, ada baiknya kita lihat gambar berikut.
konfigurasi
Pada sambungan perorangan ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa di antaranya adalah seperti berikut
● Menggunakan modem dial-up. Pada teknik dial-up, modem dipasang di komputer, baik di dalam maupun di luar kotak komputer. Melalui komputer tersebut, kita dapat menelepon tempat akses Internet.
● Menggunakan handphone. Dengan semakin maraknya penggunaan handphone di Indonesia, Internet melalui handphone juga semakin marak. Hampir semua operator selular di Indonesia memberikan akses Internet sebagai layanan tambahan di jaringan selular mereka. Secara umum ada dua (2) teknologi, yaitu, GPRS dan 3G.
● Menggunakan Wireless, atau WiFi, atau HotSpot. Pada saat ini kebanyakan laptop yang di jual di pasaran telah mempunyai peralatan Wireless Internet atau lebih di kenal WiFi. Dengan peralatan WiFi yang ada kita dapat langsung terhubung ke jaringan Interent di tempat-tempat yang tersedia akses WiFi atau dikenal sebagai
HotSpot.
Beberapa ciri khas sambungan perorangan ke Internet, yaitu,
● Hanya ada satu buah komputer yang tersambung.
● Tidak beroperasi 24 jam penuh dalam satu hari.
● Teknik akses ini relatif mahal harganya, terutama untuk membayar pulsa
konfigurasi-sambungan-aksesPada sambungan perkantoran, WARNET, atau sekolah ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa diantaranya adalah,
● Menggunakan modem ADSL atau Speedy.
● Menggunakan Wireless Internet.
● Menggunakan Satelit atau VSAT.
Beberapa ciri khas sambungan perkantoran, WARNET atau sekolah, yaitu,
● Banyak komputer tersambung sekaligus ke sebuah sambungan Internet.
● Proses pemakaian bersama satu sambungan Internet bagi banyak komputer
biasanya di bantu menggunakan router.
● Sebagian sambungan beroperasi 24 jam sehari.
B. NOTASI KECEPATAN DATA
Kecepatan pengirim data di media komunikasi biasanya di tulis dalam jumlah bit yang dikirim per detik, atau biasa di sebut “bit per second” atau “bps”. Notasi kecepatan dalam bps sering kita dapati pada peralatan jaringan, seperti modem, Ethernet dll.Beberapa notasi yang sering digunakan
1000 bit/detik = 1 kilo bps = 1 Kbps
1000000 bit/detik = 1 mega bps = 1 Mbps
100000000 bit/detik = 1 giga bps = 1 Gbps
Notasi lain yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data biasanya ditulis dalam jumlah Byte per detik, atau biasanya di sebut “Byte per second” atau “Bps”. Perhatikan pada Byte digunakan huruf besar. Hubungan antara bit dengan Byte adalah
1 Byte = 8 bit
hubungan berikut biasanya digunakan antara Byte dengan bit
1 Kbps = 8 Kbps
1 Mbps = 8 Mbps
Notasi Bps, KBps atau MBps sering kita dapati pada saat kita melakukan evaluasi proses pengiriman data atau pengiriman file/berkas dari jaringan atau Internet.
C. MODEM
Modem (singkatan dari modulator-demodulator) adalah alat yang akan memasukan (memodulasi) informasi digital (berisi bit “1” dan “0”) ke sinyal pembawa yang sifatnya analog (pada kecepatan rendah berbentuk sinyal suara), dan juga mengambil informasi yang di kirim dari sinyal pembawa. Tujuan utama modem adalah untuk membuat sinyalyang dapat dengan mudah di kirimkan di bagian pengirim dan dengan mudah di ubah menjadi sinyal digital lagi di bagian penerima. Modem dapat digunakan pada semua jenis peralatan pengirim sinyal analog, mulai dari dioda, kabel hingga radio.
Contoh yang paling banyak digunakan adalah modem untuk kanal suara yang akan mengubah sinyal digital “1” dan “0” dari komputer menjadi suara yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon. Di sisi penerima suara dari telepon yang di terima akan di ubah kembali menjadi data digital yang di teruskan ke komputer melalui kabel serial, USB atau Ethernet. Modem biasanya di klasifikasikan berdasarkan jumlah data yang dapat dikirim pada satu waktu, biasanya di ukur dalam satuan bit per detik, atau “bps”. Berbagai modem yang cepat yang banyak digunakan oleh pengguna Internet pada hari ini terutama di kota-kota besar di Indonesia adalah modem kabel (contoh melalui fastnet) dan
modem ADSL (contoh melalui Speedy Telkom). Penggunaan modem radio kecepatan tinggi juga cukup marak di Indonesia terutama dengan di kembangkannya teknologi “Wajanbolic e-goen” dan teknologi RT/RW-net.
Di sisi operator telekomunikasi dan Internet, banyak digunakan modem gelombang mikro (microwave) yang dapat mengirimkan data pada kecepatan ratusan juga bit per detik. Dan teknologi yang paling banyak digunakan untuk jarak jauh adalah menggunakan kabel fiber optik termasuk untuk sambungan antar negara dan benua melalui kabel laut. Model optik dapat digunakan untuk mengirimkan data melalui kabel fiber optik. Modem optik dapat mengirimkan data pada kecepatan sekitar 10^9 bit per detik.
Beberapa tampilan modem yang banyak digunakan di Indonesia di perlihatkan pada beberapa gambar berikut ini.
modem
Tampak pada gambar adalah modem internal komputer yang dapat di pasang ke slot yang ada di komputer. Modem jenis ini biasanya digunakan untuk kabel telepon dan harganya relatif murah. Tampak pada ujung modem biasanya terdapat tempat untuk memasukankabel telepon, biasanya terdapat dua (2) buah tempat kabel telepon supaya bisa di paralel ke pesawat telepon biasa. Pada gambar yang lain di perlihatkan pada saat kita memasukan kabel telepon ke modem internal tersebut.
Perangkat lunak yang ada di komputer umumnya telah siap mendukung penggunaan modem internal ini. Jadi kita tidak perlu di tambahkan perangkat lunak tambahan. Jenis modem untuk telepon ini biasanya bekerja pada kecepatan maksimum sekitar 56kbps, dengan kondisi jaringan telepon yang ada di Indonesia kecepatan rata-rata yang dapat di
capai sekitar 30kbps saja.
bagian
Jenis modem lain yang banyak digunakan untuk mengakses Internet mengunakan kabel selular adalah modem 3G. Modem 3G dapat berupa handphone, atau berupa USB seperti flashdisk.
Biasanya kita akan membutuhkan perangkat lunak tambahan untuk menggunakan modem 3G di komputer. Kecepatan akses Internet yang dapat di peroleh menggunakan modem 3G sangat tergantung pada lokasi tower selular yang mendukung akses 3G.
Untuk lokasi yang dekat sekitar 100-200 meter dari tower operator selular 3G, kita mungkin akan memperoleh akses Internet sekitar 1-2 Mbps. Untuk lokasi di luar kota atau daerah yang jauh dari tower operator selular 3G kemungkinan kita akan memperoleh kecepatan cukup pelan sekitar 9,6-20 Kbps.
adsl
Jenis modem yang semakin banyak digunakan di Indonesia adalah modem ADSL, atau lebih sering di kenal sebagai modem Speedy Telkom. Sebetulnya modem ADSL yang banyak di pasaran tidak murni modem seperti modem internal yang di jelaskan di atas. Modem ADSL yang banyak di Indonesia merupakan gabungan dengan router di dalamnya.
Sebetulnya lebih tepat di sebut router ADSL, tapi kebanyakan orang tetap menyebutnya modem ADSL.
Komputer akan tersambung ke modem ADSL biasanya melalui kabel jaringan lokal atau kabel Ethernet. Tidak ada perangkat lunak khusus yang di perlukan untuk menyambungkan komputer ke modem ADSL tersebut. Beberapa modem ADSL telah menyiapkan tempat memasukan kabel jaringan Ethernet untuk sampai empat (4) komputer sekaligus.
Kecepatan maksimum yang dapat digunakan pada generasi terakhir modem ADSL menggunakan teknologi ADSL 2+ adalah sekitar 15Mbps untuk jarak antara rumah ke sentral telepon sekitar 1.5 km. Pada saat ini, Speedy Telkom di banyak tempat di Indonesia
Januari 8, 2009 at 4:54 pm (Pendidikan)
A. GAMBARAN UMUM
Secara umum ada dua (2) cara untuk dapat tersambung ke Internet, yaitu melalui sambungan perorangan dan melalui sambungan perkantoran. Sambungan perorangan (home user) biasanya digunakan di rumah atau kantor menggunakan satu buah komputer saja. Sambungan perkantoran/kampus (corporate user) biasanya berupa sekumpulan komputer yang terkait dalam sebuah jaringan lokal (biasa di sebut Local Area
Network/LAN) yang tersambung pada kecepatan tinggi ke Internet. Dari sisi peralatan, konfigurasi sambungan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Komputer – modem – Internet.
2. Banyak Komputer – Router – Modem – Internet.
Untuk lebih jelasnya, ada baiknya kita lihat gambar berikut.
konfigurasi
Pada sambungan perorangan ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa di antaranya adalah seperti berikut
● Menggunakan modem dial-up. Pada teknik dial-up, modem dipasang di komputer, baik di dalam maupun di luar kotak komputer. Melalui komputer tersebut, kita dapat menelepon tempat akses Internet.
● Menggunakan handphone. Dengan semakin maraknya penggunaan handphone di Indonesia, Internet melalui handphone juga semakin marak. Hampir semua operator selular di Indonesia memberikan akses Internet sebagai layanan tambahan di jaringan selular mereka. Secara umum ada dua (2) teknologi, yaitu, GPRS dan 3G.
● Menggunakan Wireless, atau WiFi, atau HotSpot. Pada saat ini kebanyakan laptop yang di jual di pasaran telah mempunyai peralatan Wireless Internet atau lebih di kenal WiFi. Dengan peralatan WiFi yang ada kita dapat langsung terhubung ke jaringan Interent di tempat-tempat yang tersedia akses WiFi atau dikenal sebagai
HotSpot.
Beberapa ciri khas sambungan perorangan ke Internet, yaitu,
● Hanya ada satu buah komputer yang tersambung.
● Tidak beroperasi 24 jam penuh dalam satu hari.
● Teknik akses ini relatif mahal harganya, terutama untuk membayar pulsa
konfigurasi-sambungan-aksesPada sambungan perkantoran, WARNET, atau sekolah ke Internet ada beberapa alternatif teknologi sambungan yang banyak digunakan di Indonesia, beberapa diantaranya adalah,
● Menggunakan modem ADSL atau Speedy.
● Menggunakan Wireless Internet.
● Menggunakan Satelit atau VSAT.
Beberapa ciri khas sambungan perkantoran, WARNET atau sekolah, yaitu,
● Banyak komputer tersambung sekaligus ke sebuah sambungan Internet.
● Proses pemakaian bersama satu sambungan Internet bagi banyak komputer
biasanya di bantu menggunakan router.
● Sebagian sambungan beroperasi 24 jam sehari.
B. NOTASI KECEPATAN DATA
Kecepatan pengirim data di media komunikasi biasanya di tulis dalam jumlah bit yang dikirim per detik, atau biasa di sebut “bit per second” atau “bps”. Notasi kecepatan dalam bps sering kita dapati pada peralatan jaringan, seperti modem, Ethernet dll.Beberapa notasi yang sering digunakan
1000 bit/detik = 1 kilo bps = 1 Kbps
1000000 bit/detik = 1 mega bps = 1 Mbps
100000000 bit/detik = 1 giga bps = 1 Gbps
Notasi lain yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data biasanya ditulis dalam jumlah Byte per detik, atau biasanya di sebut “Byte per second” atau “Bps”. Perhatikan pada Byte digunakan huruf besar. Hubungan antara bit dengan Byte adalah
1 Byte = 8 bit
hubungan berikut biasanya digunakan antara Byte dengan bit
1 Kbps = 8 Kbps
1 Mbps = 8 Mbps
Notasi Bps, KBps atau MBps sering kita dapati pada saat kita melakukan evaluasi proses pengiriman data atau pengiriman file/berkas dari jaringan atau Internet.
C. MODEM
Modem (singkatan dari modulator-demodulator) adalah alat yang akan memasukan (memodulasi) informasi digital (berisi bit “1” dan “0”) ke sinyal pembawa yang sifatnya analog (pada kecepatan rendah berbentuk sinyal suara), dan juga mengambil informasi yang di kirim dari sinyal pembawa. Tujuan utama modem adalah untuk membuat sinyalyang dapat dengan mudah di kirimkan di bagian pengirim dan dengan mudah di ubah menjadi sinyal digital lagi di bagian penerima. Modem dapat digunakan pada semua jenis peralatan pengirim sinyal analog, mulai dari dioda, kabel hingga radio.
Contoh yang paling banyak digunakan adalah modem untuk kanal suara yang akan mengubah sinyal digital “1” dan “0” dari komputer menjadi suara yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon. Di sisi penerima suara dari telepon yang di terima akan di ubah kembali menjadi data digital yang di teruskan ke komputer melalui kabel serial, USB atau Ethernet. Modem biasanya di klasifikasikan berdasarkan jumlah data yang dapat dikirim pada satu waktu, biasanya di ukur dalam satuan bit per detik, atau “bps”. Berbagai modem yang cepat yang banyak digunakan oleh pengguna Internet pada hari ini terutama di kota-kota besar di Indonesia adalah modem kabel (contoh melalui fastnet) dan
modem ADSL (contoh melalui Speedy Telkom). Penggunaan modem radio kecepatan tinggi juga cukup marak di Indonesia terutama dengan di kembangkannya teknologi “Wajanbolic e-goen” dan teknologi RT/RW-net.
Di sisi operator telekomunikasi dan Internet, banyak digunakan modem gelombang mikro (microwave) yang dapat mengirimkan data pada kecepatan ratusan juga bit per detik. Dan teknologi yang paling banyak digunakan untuk jarak jauh adalah menggunakan kabel fiber optik termasuk untuk sambungan antar negara dan benua melalui kabel laut. Model optik dapat digunakan untuk mengirimkan data melalui kabel fiber optik. Modem optik dapat mengirimkan data pada kecepatan sekitar 10^9 bit per detik.
Beberapa tampilan modem yang banyak digunakan di Indonesia di perlihatkan pada beberapa gambar berikut ini.
modem
Tampak pada gambar adalah modem internal komputer yang dapat di pasang ke slot yang ada di komputer. Modem jenis ini biasanya digunakan untuk kabel telepon dan harganya relatif murah. Tampak pada ujung modem biasanya terdapat tempat untuk memasukankabel telepon, biasanya terdapat dua (2) buah tempat kabel telepon supaya bisa di paralel ke pesawat telepon biasa. Pada gambar yang lain di perlihatkan pada saat kita memasukan kabel telepon ke modem internal tersebut.
Perangkat lunak yang ada di komputer umumnya telah siap mendukung penggunaan modem internal ini. Jadi kita tidak perlu di tambahkan perangkat lunak tambahan. Jenis modem untuk telepon ini biasanya bekerja pada kecepatan maksimum sekitar 56kbps, dengan kondisi jaringan telepon yang ada di Indonesia kecepatan rata-rata yang dapat di
capai sekitar 30kbps saja.
bagian
Jenis modem lain yang banyak digunakan untuk mengakses Internet mengunakan kabel selular adalah modem 3G. Modem 3G dapat berupa handphone, atau berupa USB seperti flashdisk.
Biasanya kita akan membutuhkan perangkat lunak tambahan untuk menggunakan modem 3G di komputer. Kecepatan akses Internet yang dapat di peroleh menggunakan modem 3G sangat tergantung pada lokasi tower selular yang mendukung akses 3G.
Untuk lokasi yang dekat sekitar 100-200 meter dari tower operator selular 3G, kita mungkin akan memperoleh akses Internet sekitar 1-2 Mbps. Untuk lokasi di luar kota atau daerah yang jauh dari tower operator selular 3G kemungkinan kita akan memperoleh kecepatan cukup pelan sekitar 9,6-20 Kbps.
adsl
Jenis modem yang semakin banyak digunakan di Indonesia adalah modem ADSL, atau lebih sering di kenal sebagai modem Speedy Telkom. Sebetulnya modem ADSL yang banyak di pasaran tidak murni modem seperti modem internal yang di jelaskan di atas. Modem ADSL yang banyak di Indonesia merupakan gabungan dengan router di dalamnya.
Sebetulnya lebih tepat di sebut router ADSL, tapi kebanyakan orang tetap menyebutnya modem ADSL.
Komputer akan tersambung ke modem ADSL biasanya melalui kabel jaringan lokal atau kabel Ethernet. Tidak ada perangkat lunak khusus yang di perlukan untuk menyambungkan komputer ke modem ADSL tersebut. Beberapa modem ADSL telah menyiapkan tempat memasukan kabel jaringan Ethernet untuk sampai empat (4) komputer sekaligus.
Kecepatan maksimum yang dapat digunakan pada generasi terakhir modem ADSL menggunakan teknologi ADSL 2+ adalah sekitar 15Mbps untuk jarak antara rumah ke sentral telepon sekitar 1.5 km. Pada saat ini, Speedy Telkom di banyak tempat di Indonesia
Senin, 11 Januari 2010
BAcK up WinDoWs
Cobian Backup
Cobian Backup is a free for personal use backup software that supports both local and remote backups. The software is constantly under development by the developer which means that features are included regularly. Some of the key features include full, differential and incremental backups, file compression including the popular 7-zip format plus strong encryption for data security.
DeltaCopy
An Open source backup solution supporting incremental backups, one-click restore options, task scheduling and email notifications. Some advanced options include ssh tunneling and connecting to rsync daemons.
It makes use of a server client system. One or multiple backup servers can be created on computers running Windows by installing the server version on these computer systems. The client will be installed on the any computer system where files should be backed up regularly.
The backup software supports authentication, scheduling and connection by IP or hostname.
Cucku Backup
Cucku Backup calls itself social backup. It provides local backups but also backups on friend?s computers. It supports complete and continuous backups and can automate the remote backup process to take that of the user?s shoulders. All files that are backed up use encryption algorithms to ensure data safety and integrity so that the backup partners cannot see the filenames nor contents of the files that are send over to their computer systems.
It works best in computer networks but can also work over the Internet if enough time or upload bandwidth is provided.
Backup Maker
Backup Maker provides extensive backup capabilities. It comes with a standard and expert mode to suite both the needs of experienced and inexperienced users. The software supports full and partial backups, local and remote backups, selection of a backup execution interval and execution on certain events like USB detection or start and shutdown.
All in all an excellent software program to backup files on the Windows operating system.
Ace Backup
Powerful backup software that supports multi-versioning, backups to local and remote locations, file compression and encryption.
Microsoft SyncToy
SyncToy is offered by Microsoft as a free download for the Windows operating system. It can be used to easily synchronize data between computer systems. The program offers five different synchronization options that the user can choose from including a preview option before starting the process.
Mozy
Mozy is an online backup solution that offers backup clients for Windows NT based systems and Mac OS X. Every registered user receives 2 Gigabytes of free space with the option to sign up for a paid account for currently $4.95 that offers unlimited backup space. Several pre-configured backup sets are populated after installation including bookmarks, documents and multimedia files. These can but do not have to be backed up. Expert mode provides access to the full file system to pick files or folders to backup directly.
Personal Backup
A backup for the advanced user that provides great file filtering options. It comes with the usual set of features including local and remote backup creation (including SFTP), file compression and encryption, status reports and log file generation.
Allways Sync
Another software that has been primarily designed for file synchronization that is also supporting file backups to a local drive, over a local network or the Internet. It works on a per directory basis and can be installed on as many computer systems as the user desires. The software comes as a setup or portable version.
Comodo Backup
Another free backup solution for Windows users. Comodo Backup can backup files and folders on a local computer system to other drives, network locations, ftp servers and removable media. Backups can be scheduled and notifications can be send to inform about completed backup jobs. Other features include compressing backups, data recovery options, support of multi-session backups and incremental backups.
DriveImage XML
DriveImage XML is more a drive imaging software than a backup program. It can however be used to backup a full hard drive or partition to another drive. It uses the Volume Shadow Service to create exact backups during runtime. It is afterwards possible to restore the backup either from within Windows or with the use of a boot disk.
Cobian Backup is a free for personal use backup software that supports both local and remote backups. The software is constantly under development by the developer which means that features are included regularly. Some of the key features include full, differential and incremental backups, file compression including the popular 7-zip format plus strong encryption for data security.
DeltaCopy
An Open source backup solution supporting incremental backups, one-click restore options, task scheduling and email notifications. Some advanced options include ssh tunneling and connecting to rsync daemons.
It makes use of a server client system. One or multiple backup servers can be created on computers running Windows by installing the server version on these computer systems. The client will be installed on the any computer system where files should be backed up regularly.
The backup software supports authentication, scheduling and connection by IP or hostname.
Cucku Backup
Cucku Backup calls itself social backup. It provides local backups but also backups on friend?s computers. It supports complete and continuous backups and can automate the remote backup process to take that of the user?s shoulders. All files that are backed up use encryption algorithms to ensure data safety and integrity so that the backup partners cannot see the filenames nor contents of the files that are send over to their computer systems.
It works best in computer networks but can also work over the Internet if enough time or upload bandwidth is provided.
Backup Maker
Backup Maker provides extensive backup capabilities. It comes with a standard and expert mode to suite both the needs of experienced and inexperienced users. The software supports full and partial backups, local and remote backups, selection of a backup execution interval and execution on certain events like USB detection or start and shutdown.
All in all an excellent software program to backup files on the Windows operating system.
Ace Backup
Powerful backup software that supports multi-versioning, backups to local and remote locations, file compression and encryption.
Microsoft SyncToy
SyncToy is offered by Microsoft as a free download for the Windows operating system. It can be used to easily synchronize data between computer systems. The program offers five different synchronization options that the user can choose from including a preview option before starting the process.
Mozy
Mozy is an online backup solution that offers backup clients for Windows NT based systems and Mac OS X. Every registered user receives 2 Gigabytes of free space with the option to sign up for a paid account for currently $4.95 that offers unlimited backup space. Several pre-configured backup sets are populated after installation including bookmarks, documents and multimedia files. These can but do not have to be backed up. Expert mode provides access to the full file system to pick files or folders to backup directly.
Personal Backup
A backup for the advanced user that provides great file filtering options. It comes with the usual set of features including local and remote backup creation (including SFTP), file compression and encryption, status reports and log file generation.
Allways Sync
Another software that has been primarily designed for file synchronization that is also supporting file backups to a local drive, over a local network or the Internet. It works on a per directory basis and can be installed on as many computer systems as the user desires. The software comes as a setup or portable version.
Comodo Backup
Another free backup solution for Windows users. Comodo Backup can backup files and folders on a local computer system to other drives, network locations, ftp servers and removable media. Backups can be scheduled and notifications can be send to inform about completed backup jobs. Other features include compressing backups, data recovery options, support of multi-session backups and incremental backups.
DriveImage XML
DriveImage XML is more a drive imaging software than a backup program. It can however be used to backup a full hard drive or partition to another drive. It uses the Volume Shadow Service to create exact backups during runtime. It is afterwards possible to restore the backup either from within Windows or with the use of a boot disk.
cAra me_repair InstAllasi WindOws Xp
Cara me-repair (memperbaiki) Installasi Windows XP
Kategori Tips & Tricks | 50,391 views | 140 Comments
Ada kalanya pengguna komputer mengalami masalah dengan Windows atau sistemnya. Terkadang muncul masalah serius yang menyebabkan komputer tidak bisa booting atau file-file sistem windows rusak akibat virus. Jika ini terjadi biasanya ada dua pilihan: Install Ulang atau Repair Installasi Windows.
Kali ini akan dibahas bagaimana cara me-repair ( memperbaiki) installasi Windows Xp.
Teknik Repair ini memiliki keunggulan seperti data-data yang ada di sistem masih tetap utuh ( program-program yang terinstall di komputer juga masih tetap). Dan hal itu juga akan mempersingkat waktu, karena jika install ulang maka program yang ada termasuk driver harus di install ulang lagi. Jika program yang ada sangat banyak, maka akan menghabiskan waktu cukup lama.
Tetapi meskipun demikian, Install ulang Windows biasanya akan lebih “segar” bagi komputer kita, apalagi jika sebelumnya drive di format dulu, sehingga windows benar-benar seperti bayi yang baru lahir..
Kesalahan yang sering terjadi ketika ingin me repair Installasi Windows XP adalah ketika muncul pilihan / menu installasi pertama kali, kita memilih Repair Using Recovery Console, sehingga yang tampil adalah aplikasi/window Command Prompt. Memang fitur ini bisa digunakan untuk memperbaiki beberapa error, tetapi yang kita inginkan adalah memperbaiki keseluruhan file-file sistem windows XP bukan dengan command prompt.
Langkah-langkah me-repair Installasi Windows XP
Sebelumnya menjalankan langkah dibawah, pastikan BIOS komputer di set agar urutan booting pertama kali adalah CDROM dan catat Serial Number Windows XP.
Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart (reboot) komputer.
Ketika muncul tulisan “Press any key to boot from CD“, tekan sembarang tombol di keyboard.
Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari CD.
Setelah itu akan tampil “Welcome to Setup“, maka tekan ENTER (pilihan pertama).
Setelah itu akan tampil Windows XP Licensing Agreement“
Tekan tombol F8 ( I Agree ) untuk melanjutkan
Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP.
Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang) Jangan diteruskan jika belum tahu.
Setelah ditemukan, maka dipilih (select) Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk me-repair Installas windows XP tersebut.
Tunggu sampai selesai sampai komputer minta restart.
Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD maka jangan tekan tombol apapun. Ikuti kelanjutan proses repair sampai selesai.
Setelah selesai dan komputer restart, maka Installasi windows XP sudah berhasil di perbaiki, dan program/aplikasi yang sudah ada, driver hardware dan data akan tetap ada dan berjalan normal, tanpa perlu di install lagi. Kecuali aplikasi yang mengubah file sistem windows seperti Vista Transformation Pack dan sejenisnya. Kalau menggunakan aplikasi seperti ini maka perlu di install ulang (ebsoft.web.id)
Kategori Tips & Tricks | 50,391 views | 140 Comments
Ada kalanya pengguna komputer mengalami masalah dengan Windows atau sistemnya. Terkadang muncul masalah serius yang menyebabkan komputer tidak bisa booting atau file-file sistem windows rusak akibat virus. Jika ini terjadi biasanya ada dua pilihan: Install Ulang atau Repair Installasi Windows.
Kali ini akan dibahas bagaimana cara me-repair ( memperbaiki) installasi Windows Xp.
Teknik Repair ini memiliki keunggulan seperti data-data yang ada di sistem masih tetap utuh ( program-program yang terinstall di komputer juga masih tetap). Dan hal itu juga akan mempersingkat waktu, karena jika install ulang maka program yang ada termasuk driver harus di install ulang lagi. Jika program yang ada sangat banyak, maka akan menghabiskan waktu cukup lama.
Tetapi meskipun demikian, Install ulang Windows biasanya akan lebih “segar” bagi komputer kita, apalagi jika sebelumnya drive di format dulu, sehingga windows benar-benar seperti bayi yang baru lahir..
Kesalahan yang sering terjadi ketika ingin me repair Installasi Windows XP adalah ketika muncul pilihan / menu installasi pertama kali, kita memilih Repair Using Recovery Console, sehingga yang tampil adalah aplikasi/window Command Prompt. Memang fitur ini bisa digunakan untuk memperbaiki beberapa error, tetapi yang kita inginkan adalah memperbaiki keseluruhan file-file sistem windows XP bukan dengan command prompt.
Langkah-langkah me-repair Installasi Windows XP
Sebelumnya menjalankan langkah dibawah, pastikan BIOS komputer di set agar urutan booting pertama kali adalah CDROM dan catat Serial Number Windows XP.
Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart (reboot) komputer.
Ketika muncul tulisan “Press any key to boot from CD“, tekan sembarang tombol di keyboard.
Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari CD.
Setelah itu akan tampil “Welcome to Setup“, maka tekan ENTER (pilihan pertama).
Setelah itu akan tampil Windows XP Licensing Agreement“
Tekan tombol F8 ( I Agree ) untuk melanjutkan
Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP.
Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang) Jangan diteruskan jika belum tahu.
Setelah ditemukan, maka dipilih (select) Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk me-repair Installas windows XP tersebut.
Tunggu sampai selesai sampai komputer minta restart.
Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD maka jangan tekan tombol apapun. Ikuti kelanjutan proses repair sampai selesai.
Setelah selesai dan komputer restart, maka Installasi windows XP sudah berhasil di perbaiki, dan program/aplikasi yang sudah ada, driver hardware dan data akan tetap ada dan berjalan normal, tanpa perlu di install lagi. Kecuali aplikasi yang mengubah file sistem windows seperti Vista Transformation Pack dan sejenisnya. Kalau menggunakan aplikasi seperti ini maka perlu di install ulang (ebsoft.web.id)
Senin, 04 Januari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)


